Dorong Pertanian Modern, BRMP Bengkulu Lakukan Penanaman Padi PM-AAS
Dorong Pertanian Modern, BRMP Bengkulu Lakukan Penanaman Padi PM-AAS
Kamis (23/04/2026), Tim BRMP Bengkulu melaksanakan kegiatan penanaman padi pada lahan demplot budidaya padi dengan penerapan teknologi PM-AAS bersama petani kooperator Kelompok Tani Tani Makmur, Desa Taba Tembilang, Kecamatan Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara.
Sistem PM-AAS merupakan sistem pertanian intensif berbasis teknologi tinggi yang menekankan efisiensi, mekanisasi, presisi, dan berbasis korporasi.
Penanaman dilakukan pada lahan seluas 2 hektar menggunakan varietas unggul Inpari 32. Sebelum ditanam, benih telah melalui perlakuan perendaman selama 24 jam dan dikeringanginkan untuk memastikan viabilitas dan pertumbuhan yang optimal. Metode tanam yang diterapkan adalah tanam benih langsung (tabela) menggunakan alat drum seeder. Alat ini mampu meningkatkan efisiensi tanam dengan pengaturan jarak tanam yang seragam. Drum seeder yang digunakan juga telah dimodifikasi dengan penambahan garu di bagian depan, sehingga membantu membentuk garis tanam yang rapi dan membuat benih jatuh tepat pada posisi yang diinginkan. Hal ini mendukung pertumbuhan tanaman yang lebih kokoh, seragam, dan tidak mudah rebah.
Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, dilakukan penaburan sekam bakar secara tipis di atas benih. Kandungan silika yang tinggi pada sekam bakar berperan penting dalam memperkuat struktur tanaman, meningkatkan ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta meminimalisir risiko rebah. Ke depan, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan pemantauan pertumbuhan tanaman serta pemupukan pertama pada umur 21–30 hari setelah sebar (HSS), guna mengoptimalkan fase pertumbuhan vegetatif.
Melalui penerapan teknologi PM-AAS, diharapkan produktivitas padi dapat meningkat sekaligus mendorong petani untuk beralih ke sistem budidaya yang lebih modern, efisien, dan adaptif terhadap kondisi lingkungan.